6+ Tuntutan Kamu Harus Belajar Bahasa Arab

Mengapa wajib menimba ilmu bahasa Arab? Apa manfaatnya?

Meskipun kamu bagian penduduk Arab, tapi kegunaannya lumayan besar kalau kamu mau menuntut ilmu bahasa Arab.

Ini beberapa pertimbangan mengapa kita wajib kosongkan waktu demi belajar bahasa Arab.

Pertama:

Keutamaan bahasa Arab amatlah nyata sebab bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Sebagian pertimbangan berikut yang membuat sebab mendasar kenapa kita wajib mengkaji bahasa Arab. Keistimewaan bahasa Arab dijelaskan dalam Al-Qur’an bersumber berlokasi di sepuluh tempat, seperti halnya dalam ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyampaikan,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Poin kedua:

Dengan menuntut ilmu bahasa Arab begitu sederhana waktu menghafalkan, memahami, berbagi ilmu serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an. Dengan modal bahasa Arab akan mudah juga untuk menguasai hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, menghafalkan menerangkan serta menerapkan.

Poin ketiga:

Kaum yang mengerti bahasa Arab, terutama kandungan isi ilmu nahwu akan kian mudah mendalami Islam ketimbang yang belum menimba ilmu sedikitpun. Apalagi jika tugas seseorang sebagai penyiar ajaran islam, menjadi seorang da’i, kyai atau ustadz, pasti cenderung untuk mempelajarinya supaya gampang mengamalkan pengertian agama yang sesungguhnya kepada orang umum.

Empat:

Keturunan yang mengerti bahasa Arab akan ringan mempelajari ilmu dari ustadz secara privat ataupun membaca beraneka jenis tulisan ulama yang sudah banyak menyebar sampai saat ini. Padahal yang enggak mahir bahasa Arab hanya sanggup menggantungkan kitab arti dan itu sifatnya sedikit.

Lima:

Bahasa Arab itu bahasa yang tenang bahkan juga lebih menenangkan perasaan, serta menenangkan jiwa.

Ibnu Katsir saat menjelaskan surat Yusuf ayat kedua menyampaikan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Keenam:

Bahasa Arab adalah bahasa yang sangat menyejukkan.

Ibnu Katsir rahimahullah pun menyampaikan,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh sebab itu Allah nyatakan ajaran bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Tujuh:

Bahasa Arab yaitu bahasa yang jujur, mudah dimengerti serta gampang digunakan sebagai hukum bagi makhluk.

Allah memberitahukan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Di ayat berbeda diterangkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Juga dalam ayat berbeda dijelaskan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Disebutkan dalam Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab diperuntukkan sebagai aturan pada sela-sela manusia. Isi kandungan Zaad Al-Masiir disebutkan bahwa bahasa Arab sungguh digunakan buat menerangkan hukum-hukum yang wajib.

Masih belum tergerakkah jiwa Anda bertujuan mengkaji bahasa yang sangat mulia serta dicintai oleh Allah?

Semoga Allah mudahkan untuk mengkaji bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, berantusiaslah dalam hal yang manfaat kepadamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *